Skandal Bank Century
PPATK Temukan 59 Transaksi Mencurigakan
Transaksi itu dilakukan dengan besaran Rp 39 juta - Rp 30 miliar.
Selasa, 1 Desember 2009, 10:47 WIB
Hadi Suprapto, Syahid Latif
Nasabah antre di Bank Century (Vivanews/Nur Farida Ahniar)

VIVAnews - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan 59 transaksi keuangan mencurigakan yang berasal dari 51 nasabah dalam kaitan aliran dana penyelamatan PT Bank Century Tbk. Sebelumnya PPATK mengungkapkan 50 transaksi mencurigakan senilai Rp 146 miliar.

Transaksi itu dilakukan dalam Rp 39 juta - Rp 30 miliar. Sebagian besar transaksi dilakukan pada lapisan kedua atau dari bank ke bank. Sedangkan 51 nasabah terdiri dari 44 nasabah invidu dan 7 nasabah korporat

"Kami dilarang menyebut nama bank maupun individunya," kata Kepala PPATK Yunus Husein dalam keterangannya kepada wartawan, di kantornya, Jakarta, Selasa 1 Desember 2009.

Menurut Yunus, sampai saat ini PPATK masih berkonsentrasi pada transaksi yang melibatkan 50 nasabah seperti yang diminta Badan Pemeriksa Keuangan. Pasalnya, PPATK juga baru memiliki informasi awal untuk transaksi 50 nasabah tersebut.

Sisanya, yang diperkirakan hingga Rp 4 triliun kemungkinan dana itu disetor kepada para nasabah atau deposan Bank Century. Dana tersebut kemungkinan juga digunakan untuk memperbaiki kinerja Bank Century.

Yunus mengakui batas waktu yang diminta BPK sebenarnya sudah melemawi tengatnya. Namun, pihaknya masih berusaha memberikan data perkembangan terbaru mengenai transaksi mencurigakan tertentu.

Dia juga mengaskan PPATK membutuhkan penyelidikan transakia keuangan nasabah Century hingga tujuh lapisan. Tapi dari 51 nasabah tersebut, seluruhnya dilakukan dalam tujuh lapisan.

hadi.suprapto@vivanews.com

• VIVAnews
 
komentar
bisa
01/12/2009
Kalau semua itikad brantas korupsi, pengungkapan data bank adalah hal yang sangat bisa dilakukan. Bukankah UU mengatur hal ini. Kembali kapada kejujuran semuanya: mau atau tidak kebobrokan ini terungkap! siapapun penerimanya.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.