Ternyata Andri Setiawan yang dimaksud dalam liputan media tidak pernah bekerja di Danamon.
|
|
Bank Danamon (www.property.id.finroll.com) |
|
VIVAnews - PT Bank Danamon Tbk membantah informasi di sejumlah media yang menyebutkan adanya keterlibatan karyawan Danamon berpangkat manajer dalam kasus pembobolan rekening nasabah.
"Kami melakukan konfirmasi dan pengecekan ke penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) POLRI untuk mendapatkan informasi lebih lanjut," ujar Zsa Zsa Yusharyahya, Public Affairs Head Bank Danamon dalam siaran pers yang diterima VIVAnews di Jakarta, Selasa, 9 Februari 2010.
Dari hasil pengecekan data internal Danamon, kata Zsa Zsa, ternyata Andri
Setiawan yang dimaksud dalam liputan media tidak pernah bekerja di Danamon, baik secara langsung ataupun melalui perusahaan outsource.
"Jadi, tidak ada manajer Bank Danamon yang bernama Andre Setiawan ataupun Andri Setiawan yang ditangkap polisi," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Ito Sumardi mengatakan salah satu yang diduga terkait pembobolan ATM adalah manajer Bank Danamon.
"Manajer Bank Danamon ditangkap di Bandung, namanya Andri Setiawan," kata Jenderal Ito di Markas Besar Kepolisian, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat 5 Februari 2010.
Penangkapan, tambah dia, dilakukan polisi pada Jumat, 22 Januari 2010.
Dalam waktu yang bersamaan juga ditangkap komplotan pembobol ATM di Hotel Alia, Petamburan, Jakarta.
• VIVAnews