Ciputra: Belajarlah Bisnis dari China
Untuk berkompetisi dengan China, setiap manusia di Indonesia harus punya komitmen, jujur.
Rabu, 10 Februari 2010, 13:21 WIB
Heri Susanto, Elly Setyo Rini
Ir Ciputra (www.ciputra.org)

VIVAnews - Ketertinggalan Indonesia dari China, menurut pengusaha properti Ciputra, karena kurangnya jiwa entrepreneurship seperti negara Tirai Bambu tersebut.

"Kehebatan China itu di sisi entrepreneurshipnya, dan semangat itu ada sejak zaman Khonghucu," ujar Ciputra ketika ditemui di sela-sela Temu Nasional Transmigrasi di Jakarta, Rabu, 10 Februari 2010.

Ciputra menjelaskan, China sejak zaman Khonghucu telah mulai menciptakan esensi ilmu pengetahuan, yakni ilmu adalah makna.

"Kalau saya mengartikan, dalam ilmu tersebut intinya adalah entrepreneurship. Revolusi China dimulai sejak zaman Khonghucu," kata dia.

Selain itu, pemerataan kesempatan mendapatkan ilmu di China tidak pandang bulu. Mendapatkan ilmu di China, tidak hanya dimiliki oleh kaum bangsawan tapi juga menjalar ke seluruh rakyat jelata.

"Entrepreneurship tidak cukup dimiliki golongan tertentu tapi seluruh bangsa, baru negara itu maju," ujarnya.

Sejak ilmu dari Khonghucu tersebut menjalar ke seluruh China, kata Ciputra, mulailah negara tersebut maju. Sanggup mengubah kekayaan alam menjadi barang yang bermanfaat.

"China tidak sama dengan kita yang dijajah 350 tahun, tapi mereka tidak pernah. Kaisar terus berganti, ajaran Khonghucu terus mengalir," kata dia.

Untuk berkompetisi dengan China, setiap manusia di Indonesia harus punya komitmen, jujur, dan etos kerja.

• VIVAnews
 
komentar
yani
10/02/2010
kita ini memang kekurangan pengusaha untuk mendukung kemandirian bangsa, jumlah pengusaha ug hanya 1persen sangatlah sedikit, dan soal belajar ilmunya ke cina sangat bagus, tapi jangan barang cinanya yg dimasukkan ke indonesia, malah yg 1 persen itu bisa habis nantinya,..ilmu Yes, barang No www.anzanamoslem.com
halim
11/02/2010
kalau sekedar ilmu dan ajaran (ilmu cina dan ajaran konghucu) islampun punya segudang ilmu dan ajaran..dan pendapat pak ci yg menyebutkan:.Untuk berkompetisi dengan China, setiap manusia di Indonesia harus punya komitmen, jujur, dan etos kerja, saya rasa pendapat itu masih banyak kurangnya, karena butuh juga perlindungan dr penguasa(suku bunga,perlindungan, lahan usaha yg baik, kebijakan yg memihak, dan mencegah masuknya barang secara tidak wajar) dan penahanan nafsu dr pengusaha besar untuk tidak memakan pengusaha kecil, kemajuan cina itu lebih kepada pemihakan dan perlindungan dari pemerintah.....kalau pengusaha akan muncul sendiri asal lahan mereka dijaga www.pabrikjeansbandung.blogspot.com
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.

Berita Bisnis Terpopuler