|
VIVAnews - Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo akhirnya angkat bicara soal Alimin, petani Parepare yang mendadak kaya raya itu. Menurut Agus, masuknya duit Rp 13 triliun ke rekening Alimin karena kesalahan teknis.
"Hanya technical eror, tapi sudah diselesaikan," kata Agus di sela-sela Temu Nasional Transmigrasi, di Jakarta, Rabu 10 Februari 2010.
Karena kejadian ini, Agus mengaku telah menginvestasikan US$ 85 juta untuk pengamanan teknologi informasi (IT), termasuk sistem keamanan. "Kami yakin, kalau ada sekdit technical eror, itu suatu hal yang lazim. Manusia tidak ada yang sempurna."
Pekan ini sejumlah media dikagetkan pemberitaan Alimin yang mendadak rekeningnya terisi Rp 13 triliun. Bahkan Alimin yang hanya petani di Parepare, Sulawesi Selatan itu, harus cuti ke sawah lantaran banyak tamu yang datang.
Ceritanya, Alimin pada September 2008 mendapat transfer dari seseorang di Kalimantan. Nilainya Rp 1,3 juta. Namun terjadi kesalahan posting. Angka yang seharusnya diketik 1.300.000 menjadi 13.000.000.000.000.
Saat mencetak buku tabungannya, November 2008, Alimin kaget bukan kepalang melihat saldo tabungannya sebanyak itu. Seharusnya saldo yang ia punya hanya Rp 5,7 juta.
"Saya kaget melihat rekening saya bertambah Rp 13 triliun," kata Alimin seperti diberitakan tvOne, Minggu 7 Februari.
Alimin lalu datang lagi ke Bank Mandiri. Print out itu kemudian diubah. Tapi entah kenapa dalam print out perubahan itu, Alimin malah jadi tekor. Saldonya minus Rp 9 triliun. Dari bahagia campur bingung, Alimin jadi Takut.
Petani yang gundah itu lalu melaporkan kasus ini Polresta Parepare. Polisi lalu menelusuri kasus ini.
hadi.suprapto@vivanews.com
• VIVAnews