Harga Emas Bakal Melonjak
Produsen emas berharap kebijakan ekonomi Barack Obama membuat pasar komoditas membaik.
Rabu, 10 Desember 2008, 12:20 WIB
Hadi Suprapto, Ferial
  (Adri Prastowo)

VIVAnews - Kebijakan ekonomi Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama di tunggu produsen komoditas emas. Mantan Manager Asia Pacific World Gold Council (WGC) Leo Hadi Lioe mengatakan, harga emas pada tahun depan diperkirakan mencapai US$ 900 per troy ounce (1 troy ounce = 31,1 gram).

"Ini bisa terjadi jika gebrakan ekonomi Obama berhasil," ujar Leo, di sela peluncuran perdagangan kontrak gulir emas Bursa Berjangka Jakarta, di Hotel Shangri- La, Jakarta, Rabu 10 Desember 2008.

Saat ini harga emas di London Bullion Market Association (Loco London) berada pada US$ 771 per troy ounce. Sedangkan di New York Mercantile Exchange (Nymex) harga emas naik US$ 2,8 menjadi US$ 777 per troy ounce.

Leo mengatakan, asumsi lain jika harga saham anjlok, harga komoditas dan logam terkait lainnya juga anjlok. Namun, saat harga minyak terus turun investor akan mencari peluang investasi pada emas. "Sayangnya jika dolar AS menguat, harga emas hanya berada pada kisaran US$ 750 - US$ 850 per troy ounce," katanya.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.