Produk Animasi Ikon Pekan Kreatif 2009
Pada PPI piranti lunak difokuskan pada e-lifestyle, e-business dan e-entertainment.
Jum'at, 26 Juni 2009, 14:17 WIB
Hadi Suprapto, Anda Nurlaila
Booth Opera Software pada pameran di JCC (VIVAnews)

VIVAnews - Produk animasi dan produk piranti lunak menjadi ikon Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2009. Piranti lunak pada PPKI difokuskan pada e-lifestyle, e-business, e-entertainment, e-learning, dan e-commerce.

Deputi bidang Pendayagunaan dan Kemasyarakatan Kementerian Riset dan Teknologi Idwan Suhardi mengatakan, keterlibatan Kementerian pada produk piranti lunak dan animasi menunjukkan eksistensi anak negeri dalam proses kreatif ini.

"Selain memotivasi industri dalam negeri, bisa kita gunakan untuk mengeksplorasi potensi kreatif yang ada," katanya pada konferensi pers di Balai Sidang Jakarta, Jumat 26 Juni 2009.

Pada PPKI 2009 ikut ambil bagian 33 institusi berbasis open source, seperti batik fraktal, pemprograman robot, game online, hingga buku berdimensi tiga (online). Mereka berasal dari akademisi (universitas), bisnis, instansi pemerintah, serta komunitas.

Pada kesempatan yang sama Ketua Asosiasi Open Source Indonesia Betty Alisyahbana mengatakan, besarnya peluang industri kreatif bidang open source perlu digali lebih jauh.

Menurut Betty, sebagian besar industri kreatif berskala kecil dan UKM, seperti industri rumahan dan toko. Bidang open source bisa menjadi jalan untuk memasarkan produk UKM. "Punya toko atau online dan kita hanya beri desain. Keuntungannya tidak perlu stok," katanya.

Pemasaran online, kata Betty bisa membantu pelaku usaha karena biaya investasinya relatif lebih murah. "Memang ada potensi kerugiannya tetapi dapat diminimalisir," kata Betty. Selain menampilkan produk, dunia online berfungsi sebagai media transaksi dan pembayaran yang lebih cepat dan murah.

Betty mengatakan disampung fasilitas mall online yang dapat diakses pada pasaronline.com, open source juga menyediakan fasilitas seminar dan pelatihan usaha. Hadir dalam konferensi pers pelaku industri open source Heru Nugroho dengan Game Nusantara Online, Irawadi pelaku usaha buku tiga dimensi, serta pengusaha Batik Fraktal Lucky.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.