Ekspor Mebel Pulih April 2010
Umumnya, tanpa krisis, setiap bulannya bisa 8 kontainer. Saat krisis hanya 1 kontainer.
Selasa, 18 Agustus 2009, 20:29 WIB
Hadi Suprapto, Elly Setyo Rini
Ekspor Mebel Anjlok (Musyawir)

VIVAnews - Ekspor mebel dan kerajinan diperkirakan akan pulih pada April 2010 dengan tingkat pemulihan mencapai 90 persen. 

"Agustus ini ekspor mebel sudah mulai membaik. Sudah ada 4 kontainer masuk," kata Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Sae Tanangga Karim di lingkungan Departemen Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2009.
 
Umumnya, tanpa krisis, setiap bulannya ekspor bisa mencapai 8 kontainer. "Setelah krisis, hanya satu kontainer senilai US$ 15 ribu atau 12,5 persen dari produksi," katanya.
 
Dengan adanya proses pemulihan yang mulai terjadi bulan ini, menurutnya, target ekspor tahun akan lebih baik dari perkiraan sebelumnya. "Kita perkirakan akhir tahun, penurunan ekspor sebanyak 40 persen, tapi melihat kondisi mulai membaik, diperkirakan ekspor akan menurun hanya 10 hingga 20 persen," ujarnya.
 
Dengan demikian, ekspor tahun ini hanya akan mencapai US$ 1,65 miliar dari target tahunan sebesar US$ 2 miliar. hadi.suprapto@vivanews.com

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.