RAPBN 2010
2010, Daerah Diguyur Dana Rp 309 Triliun
SBY berharap Dana Otonomi Khusus ini dapat dimanfaatkan secara optimal.
Rabu, 19 Agustus 2009, 11:54 WIB
Heri Susanto, Nur Farida Ahniar, Agus Dwi Darmawan
Pidato Kenegaraan Presiden SBY (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Untuk mendukung pelaksanaan desentralisasi fiskal, pemerintah mengalokasikan dana Transfer ke Daerah dalam tahun 2010 sebesar Rp309,8 triliun.

Dari jumlah dana Transfer ke Daerah tersebut, alokasi Dana Perimbangan direncanakan mencapai Rp 293,0 triliun, atau naik Rp 7,7 triliun bila dibandingkan dengan perkiraan realisasinya dalam tahun 2009.

Anggaran tersebut direncanakan dalam bentuk Dana Bagi Hasil Rp 76,6 triliun, Dana Alokasi Umum sebesar Rp 195,8 triliun, dan Dana Alokasi Khusus Rp 20,6 triliun. Sementara itu, Dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk Provinsi Aceh, Papua, dan Papua Barat direncanakan sebesar Rp 8,9 triliun.

"Saya berharap Dana Otonomi Khusus ini dapat dimanfaatkan secara optimal, untuk melepaskan diri dari ketertinggalan dalam pemenuhan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pidato Kenegaraan Presiden dalam sidang paripurna khusus DPD RI di Jakarta Rabu 19 Agustus 2009.

Namun dia meminta dilaksanakan pengawasan yang lebih efektif dalam penggunaan Dana Otsus tersebut.

Mulai tahun 2010, lanjut dia, dilakukan perubahan pembagian DBH dari Cukai Hasil Tembakau, dengan memasukkan daerah-daerah penghasil cukai tembakau dan daerah penghasil tembakau. Selain itu, Pemerintah juga akan mengalokasikan DBH Panas Bumi sebagai bagian dari DBH Sumber Daya Alam (SDA).

Pada pengalaman selama empat tahun terakhir, harga minyak dan gas bumi, serta batu bara, diperkirakan masih akan mengalami fluktuasi yang menyebabkan penerimaan negara dari SDA sering mengalami perubahan.

"Saya perlu mengingatkan kepada daerah-daerah yang mengandalkan DBH SDA, agar meningkatkan kemampuan mengantisipasi dan mengelola fluktuasi harga SDA dan penerimaan daerahnya," kata dia.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.

Berita Bisnis Terpopuler