Uang pecahan itu terdiri dari uang pecahan besar atau di atas Rp 20.000 dan pecahan kecil.
|
|
Rupiah di Bank Indonesia (AP Photo/Irwin Fedriansyah) |
|
VIVAnews - Bank Indonesia menyediakan uang kartal sebesar Rp 150,8 triliun untuk mengantisipasi kebutuhan selama Ramadhan dan Idul Fitri. Jumlah itu mengalami kenaikan dua kali lipat dibanding tahun lalu sebesar Rp 76 triliun.
Menurut Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, uang pecahan itu terdiri dari uang pecahan besar atau di atas Rp 20.000 sebesar Rp 145,9 triliun dan uang pecahan kecil Rp 4,9 triliun.
Persediaan uang tersebut digunakan untuk memenuhi proyeksi kebutuhan uang kartal secara nasional sebesar Rp 54,2 triliun. Angka itu naik 170 persen dari kebutuhan harian uang kartal Rp 20 triliun.
BI sendiri memproyeksikan, kebutuhan uang kartal sebesar Rp 54,2 triliun yang terdiri dari uang pecahan besar Rp 49,5 triliun dan uang pecahan kecil Rp 4,7 triliun. "Apalagi tahun ini ada pecahan baru Rp 2.000, permintaanya tinggi," kata Budi.
Berdasarkan proyeksi kebutuhan tersebut, maka uang kartal yang diedarkan pada H-1 sebelum Idul Fitri 2009 diperkirakan mencapai Rp 300,4 triliun.
Sementara itu, persediaan uang kartal di BI setelah Idul Fitri 2009 diperkirakan sebesar Rp 107,5 triliun atau masih dapat mencukupi kebutuhan 5,3 bulan rata-rata kebutuhan outflow nasional sebesar Rp 20,1 triliun.
antique.putra@vivanews.com
• VIVAnews