Memburu Aset Century
Usut Century, Hong Kong Bantu, Singapura Ogah
Otoritas moneter Hong Kong malah meminta data-data dan tambahan informasi lebih lanjut.
Minggu, 13 September 2009, 11:33 WIB
Heri Susanto
Singapura Dilihat dari Pulau Batam (VIVAnews/Yuliseperi)

VIVAnews - Otoritas Moneter Hong Kong memberikan respons positif dari pemerintah Indonesia terkait penelusuran harta dan aset milik mantan pemegang saham PT Bank Century Tbk.

"Hong Kong sudah membalas surat permintaan kita terkait penyelamatan aset-aset Bank Century," ujar Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husein di Jakarta, beberapa hari lalu.

Menurut dia, otoritas moneter Hong Kong malah meminta data-data dan tambahan informasi lebih lanjut untuk membantu pemerintah Indonesia memburu aset-aset Century.

Di Hong Kong, PPATK dan Bareskrim Mabes Polri telah menemukan surat berharga dan uang tunai senilai lebih dari US$ 1 miliar yang terkait dengan buronan Hesham Al Warraq dan Rafat Ali Rizvi, serta terpidana Robert Tantular.

Menurut Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal Pol. Susno Duadji, aset-aset di Hong Kong tersebut telah dibekukan.

"Dari aset-aset itu, sekitar 80 persen berupa surat berharga," kata Yunus.

Sikap berbeda ditunjukkan oleh pemerintah Singapura. Menurut Yunus, pemerintah Indonesia sesungguhnya juga sudah meminta bantuan kepada otoritas yang menangani kejahatan money laundering di Singapura.

"Namun, Singapura tidak pernah mau menjawab permintaan Indonesia," kata Yunus.

Sikap Singapura yang menjadi sarang buronan kejahatan perbankan di Indonesia ini tidak jauh berbeda dengan kasus-kasus kejahatan sebelumnya. Dalam berbagai kasus sebelumnya, Singapura juga enggan membantu PPATK dalam memburu penjahat keuangan asal indonesia.

heri.susanto@vivanews.com

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.