Jumlah yang disediakan BI sementara ini sebesar Rp 2,5 triliun.
|
|
Bagian depan uang kertas pecahan Rp 2.000 (Bank Indonesia) |
|
VIVAnews - Minat masyarakat terhadap uang pecahan baru Rp 2.000 begitu tinggi. Saking tingginya animo masyarakat, jumlah uang pecahan baru tersebut sudah banyak beredar di masyarakat dalam tempo satu bulan.
"Luar biasa permintaan masyarakat atas duit pecahan Rp 2.000," ujar Deputi Direktur Pengedaran Uang BI, Yopie Alimudin kepada VIVAnews di Jakarta, Rabu, 16 September 2009. "Ini benar-benar fenomena."
Karena perburuan besar-besaran dari masyarakat, menurut dia, saat ini jumlah uang pecahan bergambar pangeran Antasari dari Kalimantan itu sudah digelontorkan Rp 2 triliun sejak pertama kali dilepas ke publik pada 12 Agustus 2009. Padahal, jumlah yang disediakan BI sementara ini sebesar Rp 2,5 triliun.
Selain penasaran dengan uang baru, Yopie mengatakan dari sejumlah komentar menunjukkan, "Masyarakat senang dengan gambar pangeran Antasari. Desainnya memang bagus, seperti uang dolar AS."
Yopie pun mengaku senang melihat fenomena tersebut. Jika orang sampai nangis-nangis berebut untuk mendapatkan kursi di bus atau pesawat untuk mudik Lebaran, Yopie pun juga merasakan seperti itu.
"Kami senang, uang pecahan baru Rp 2000 juga diburu masyarakat hingga antre panjang di berbagai daerah."
heri.susanto@vivanews.com
• VIVAnews